Meskipun dokter pada umumnya akan memberikan edukasi setelah melakukan tindakan scaling. Artikel ini akan membantu mengingatkan anda yang telah melakukan scaling dan memberi tahu yang akan melakukan scaling untuk menjadikannya persiapan.
Mengapa Perawatan Setelah Scaling Gigi Itu Penting?
Perawatan setelah scaling penting dilakukan karena dengan perawatan tersebut, gigi dapat beradaptasi dengan lebih baik dan cepat. Hal ini juga dilakukan untuk mengurangi efek samping yang mungkin timbul dari tindakan scaling. Namun jika anda tidak melakukan perawatan, ada kemungkinan hasil scaling yang telah dilakukan tidak maksimal dan karang gigi dapat kembali terbentuk dengan lebih cepat dari sebelumnya.
Apa yang Dirasakan Setelah Scaling Gigi?
Setelah melakukan scaling gigi, ada beberapa manfaat yang akan dirasakan oleh pasien. Diantaranya adalah:
1. Nafas Terasa Lebih Segar
Bakteri yang sebelumnya berkembang di dalam plak dan karang gigi akan menghilang karena ketika melakukan scaling bakteri penyebab bau ikut terangkat, sehingga napasmu jadi lebih segar dari sebelumnya.
2. Penampilan Menjadi Lebih Baik
Dengan melakukan scaling, gigi anda dapat menjadi lebih bersih dari plak, noda, dan karang yang menempel di gigi sehingga rasa percaya diri kembali.
3. Gigi dan Mulut Terasa Lebih Sehat
Dengan melakukan scaling, kamu dapat mencegah banyak penyakit seperti penyakit gusi dan penyakit lainnya yang bersumber dari gigi dan gusi.
Meskipun begitu, ada juga beberapa kemungkinan efek samping yang akan dirasakan oleh pasien setelah melakukan scaling. Diantaranya adalah:
1. Gusi Terasa Tidak Nyaman
Setelah melakukan scaling, efek samping yang umum dirasakan adalah gusi terasa tidak nyaman dan merasa sedikit nyeri. Hal ini terjadi karena proses pengangkatan plak dan karang gigi. Namun, hal ini hanya akan berlangsung beberapa hari sebelum kembali normal.
2. Gusi Yang Berdarah
Gusi berdarah juga bisa terjadi setelah melakukan scaling gigi, terutama jika gusi Anda sudah mengalami peradangan sebelumnya.
3. Gusi Membengkak
Gusi dapat saja membengkak setelah melakukan scaling. Ini terjadi karena bagian karang gigi berada di bagian bawah gusi (subgingiva) sehingga dokter perlu mengambil karang yang terdapat di bawah gusi sehingga menyebabkan perdarahan.
Perawatan Setelah Scaling Gigi yang Dianjurkan Dokter
Setelah melakukan scaling, dokter sangat menganjurkan pasien melakukan perawatan mandiri untuk memaksimalkan hasil yang didapat setelah melakukan scaling. Perawatan ini bersifat penting dilakukan terutama untuk mencegah plak kembali muncul atau bahkan semakin parah.
Berikut adalah beberapa perawatan yang dianjurkan untuk dilakukan pasien setelah melakukan scaling:
- Hindari makanan dan minuman bersuhu ekstrim seperti minuman dingin yang terlalu dingin dan minuman panas yang yang terlalu panas. Setelah melakukan scaling, gigi akan lebih sensitif terhadap suhu ekstrem.
- Jangan mengunyah makanan bertekstur keras seperti kacang, permen, keripik, atau es batu.
- Jangan konsumsi makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula seperti coklat, permen, serta minuman bersoda atau teh manis dalam kemasan. Gula dapat mempercepat bakteri berkembang biak di area gigi yang masih sensitif.
- Hindari mengkonsumsi makanan dan minuman yang asam seperti jeruk atau acar. Asam dapat mengikis enamel dan meningkatkan nyeri setelah melakukan scaling.
- Jangan konsumsi makanan atau minuman yang berwarna pekat seperti kopi, teh, saus kecap, dan lainnya. Zat warna akan lebih mudah menempel pada permukaan gigi yang baru dibersihkan dan dapat menyebabkan noda membandel.
- Jangan merokok ataupun mengonsumsi alkohol. Zat yang terdapat di dalam rokok dan alkohol dapat menghambat penyembuhan gusi dan meningkatkan risiko plak serta infeksi.
- Jangan menyikat gigi dengan tekanan yang kuat. Gunakan sikat gigi yang halus dan dengan gerakan yang lembut.
Obat Perawatan Gigi Setelah Scaling
Selain melakukan perawatan dengan pencegahan seperti yang sudah dijelaskan diatas, pasien juga dapat melakukan perawatan secara mandiri menggunakan obat atau produk perawatan gigi pasca scaling. Diantaranya adalah:
Obat Pereda Nyeri
Jika anda merasakan munculnya rasa ngilu atau nyeri setelah melakukan scaling, anda dapat menggunakan obat pereda nyeri seperti ibuprofen acetaminophen untuk mengurangi rasa nyeri.
Obat Kumur
Setelah scaling, anda juga dapat menggunakan obat kumur. Biasanya, obat kumur akan disarankan oleh dokter dengan kriteria bebas alkohol agar gigi karena obat kumur bebas alkohol lebih aman untuk jaringan gusi yang baru dibersihkan.
Pasta Gigi Khusus Untuk Gigi Sensitif
Setelah melakukan scaling, anda dapat menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif. Pasta gigi tersebut mengandung bahan yang dapat membantu menenangkan saraf gigi yang terbuka akibat melakukan scaling.
Pantangan Setelah Scaling Gigi
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal setelah melakukan scaling gigi, ada beberapa pantangan yang harus anda hindari setelah melakukan scaling. Berikut beberapa pantangan yang perlu dihindari, diantaranya meliputi:
- Mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak dianjurkan seperti yang bersuhu ekstrim, bersoda, terlalu keras, atau mengandung gula.
- Merokok atau menggunakan produk olahan tembakau lainnya untuk dihisap.
- Tidak menjaga kebersihan gigi dengan tidak menggosok gigi, flossing, dan obat kumur.
Kapan Bisa Makan Normal Setelah Scaling Gigi?
Secara umum anda dapat kembali makan dengan normal setelah 30 sampai 60 menit setelah melakukan scaling. Namun dengan catatan ada beberapa jenis makanan yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi setelah scaling.
Makanan dan Minuman yang Diperbolehkan setelah scaling gigi
Setelah melakukan scalin gigi terdapat beberapa makanan dan minuman yang boleh dikonsumsi, diantanya yaitu:
- Makanan yang tidak keras dan bertekstur lembut
- Berbagai jenis sup dengan memperhatikan suhunya
- Telur rebus
- Air putih
Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari setelah Scaling gigi
Sementara itu, adapun beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari scaling gigi.
- Makanan yang keras
- Makanan yang suhu ekstrim (terlalu panas atau dingin)
- Makanan dan minuman manis karena dapat menimbulkan plak pada gigi
Penutup
Perawatan setelah scaling gigi bukan sekadar anjuran tambahan, tetapi bagian penting dari keberhasilan prosedur itu sendiri. Dengan menjaga pola makan, menghindari iritasi, dan merawat kebersihan gigi secara konsisten, hasil scaling dapat bertahan lebih lama dan risiko masalah gusi dapat diminimalkan. Setelah mengetahui hal-hal tersebut, jangan lupa untuk dipraktekkan ya!
Scaling adalah investasi kesehatan jangka panjang. Tanpa perawatan yang disiplin, karang gigi bisa kembali lebih cepat dari yang Anda perkirakan. Untuk mendapatka informasi lebih lanjut mengenai scaling dan biayanya, kunjungi website Klinik Gigi Senyum dan Senyum.








