Kapan Gigi Susu Harus Dicabut? Cek Prosedur & Biaya Lengkap

Bagikan:
cabut gigi susu
Daftar Isi

Seiring waktu berjalan, gigi susu akan berganti menjadi permanen. Namun, dalam beberapa kasus, pencabutan gigi susu menjadi perlu untuk memastikan kesehatan mulut anak secara keseluruhan.

Artikel ini akan membahas kapan gigi susu harus dicabut, prosedur pencabutannya, biaya yang terkait, serta perawatan pasca-pencabutan.

Apa Itu Gigi Susu dan Kapan Harus Dicabut?

Gigi susu atau gigi primer adalah gigi pertama yang muncul pada anak-anak.  gigi susu mulai muncul di usia 6-12 bulan dan biasanya muncul dari gigi seri bagian depan bawah. 

Gigi susu memiliki ukuran yang lebih kecil dan berwarna putih cerah karena lapisan lapisan terluar gigi (lapisan email) yang lebih tipis.

Gigi susu sejak usia bayi hingga usia 12 tahun berfungsi menjadi penunjuk jalan untuk gigi permanen agar dapat tumbuh di posisi yang tepat.

Gigi susu pada anak, umumnya akan tanggal dengan sendirinya namun ada beberapa kondisi dimana perlu dicabut dengan bantuan, diantaranya adalah:

1.  Gigi sudah goyang namun tidak lepas

Gigi susu yang sudah goyang selama lebih dari 1 bulan tetapi belum tanggal perlu diperiksakan kepada dokter gigi agar mendapat penanganan yang sesuai.

2.  Gigi permanen sudah tumbuh namun gigi susu belum lepas

Kondisi seperti ini dikenal dengan gigi yang tumbuh dua baris (double teeth). Jika kondisi ini terjadi, sebaiknya gigi susu dicabut agar gigi permanen dapat tumbuh di posisi yang benar.

3.  Gigi susu yang rusak atau patah

Gigi susu yang rusak atau patah perlu untuk dicabut karena pada kebanyakan kasus, gigi seperti itu sudah tidak bisa dipertahankan.

4.  Muncul infeksi seperti abses pada gusi

Jika ada bengkak atau nanah yang keluar di sekitar gigi dan gusi, mungkin saja itu merupakan tanda infeksi yang perlu untuk segera ditangani oleh dokter bahkan hingga melakukan tindakan pencabutan.

Apakah Cabut Gigi Susu Sakit?

Prosedur pencabutan gigi susu, umumnya tidak menimbulkan rasa sakit yang signifikan. Sebelum pencabutan, dokter gigi akan memberikan bius lokal untuk memastikan area yang akan dicabut mati rasa. Setelah prosedur, anak mungkin merasakan sedikit ketidaknyamanan atau pembengkakan ringan, yang biasanya dapat diatasi dengan obat pereda nyeri yang diresepkan oleh dokter gigi.

Prosedur Cabut Gigi Susu

Prosedur cabut gigi susu yang dilakukan di puskesmas, klinik gigi, atau rumah sakit mengikuti protokol medis yang standar untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pasien anak. Berikut adalah tahapan-tahapan prosedur cabut gigi susu yang akan dilakukan oleh dokter gigi profesional:

Evaluasi dan Persiapan

Langkah pertama adalah dokter gigi akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap gigi dan mulut anak untuk menentukan apakah pencabutan benar-benar diperlukan. Dokter juga akan mengevaluasi kondisi kesehatan gigi secara keseluruhan dan mengidentifikasi potensi risiko.

Anestesi Lokal

Sebelum mencabut gigi, dokter gigi akan memberikan anestesi lokal pada area gigi yang akan dicabut. Hal ini dilakukan untuk memastikan area sekitar gigi mati rasa dan mencegah rasa sakit selama prosedur.

Pencabutan Gigi

Setelah area mati rasa, dokter gigi akan menggunakan alat khusus untuk melonggarkan dan mencabut gigi susu. Dokter akan melonggarkan gigi di gusi menggunakan alat yang disebut elevator, kemudian menempatkan forceps (tang gigi) di sekitar gigi dan menarik gigi keluar dari gusi secara perlahan. Proses ini dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan pada jaringan sekitarnya.

Perawatan Pasca Pencabutan

Setelah gigi dicabut, dokter gigi akan memberikan petunjuk perawatan pasca-pencabutan untuk memastikan proses penyembuhan berjalan lancar.

Cara Mencabut Gigi Susu Anak Secara Alami

Beberapa orang tua mungkin memilih untuk membiarkan gigi susu tanggal dengan sendirinya. Jika anda memilih hal tersebut, berikut adalah beberapa tips untuk membantu:

  • Biarkan Gigi Goyah: Biarkan gigi susu yang goyah bergerak dengan sendirinya. Hindari menarik atau memaksa gigi tersebut untuk tanggal.
  • Konsumsi Makanan Keras: Memberikan makanan keras seperti apel atau wortel dapat membantu melonggarkan gigi susu secara alami.
  • Jaga Kebersihan Mulut: Pastikan anak tetap menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi secara teratur untuk mencegah infeksi.
  • Goyang Manual: ketika gigi susu mau lepas, orang tua dapat membantu mempercepat prosesnya dengan cara menggoyang-goyangkan gigi tersebut dengan jari atau lidah secara lembut. Teknik ini hanya boleh dilakukan jika gigi sudah sangat goyang dan siap tanggal.

Biaya Cabut Gigi Susu

Biaya pencabutan gigi susu dapat bervariasi tergantung pada lokasi, fasilitas kesehatan, dan tingkat kesulitan prosedur. Sebagai gambaran, berikut adalah beberapa estimasi biaya pencabutan gigi susu di Indonesia:

Fasilitas KesehatanEstimasi Rentang BiayaKeterangan
PuskesmasRp15.000 – Rp60.000Pilihan paling ekonomis. Gratis bagi peserta BPJS Kesehatan sesuai prosedur.
Praktek Dokter Gigi MandiriRp150.000 – Rp350.000Biasanya sudah termasuk biaya administrasi atau konsultasi singkat.
Klinik Gigi Swasta (Umum)Rp200.000 – Rp500.000Fasilitas biasanya lebih nyaman dan waktu tunggu lebih fleksibel.
Klinik Gigi Spesialis AnakRp400.000 – Rp750.000Ditangani oleh dokter spesialis (drg. Sp.KGA) dengan pendekatan khusus anak.
Rumah Sakit SwastaRp450.000 – Rp1.200.000Belum termasuk jasa medik dokter spesialis dan biaya administrasi RS.

Cabut Gigi Susu dengan BPJS

Sebagai peserta BPJS Kesehatan, Anda berhak mendapatkan layanan kesehatan gigi, termasuk pencabutan gigi susu, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk mendapatkan layanan ini, Anda perlu:

  1. Kunjungi Faskes Tingkat 1: Mulailah dengan mengunjungi fasilitas kesehatan tingkat pertama (Faskes 1) yang terdaftar di BPJS Kesehatan.
  2. Konsultasi dengan Dokter Gigi: Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan dan menentukan apakah pencabutan gigi susu diperlukan.
  3. Rujukan ke Faskes Tingkat Lanjut: Jika diperlukan, dokter gigi akan memberikan rujukan ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk prosedur pencabutan gigi susu.

Pastikan untuk membawa kartu BPJS Kesehatan dan dokumen pendukung lainnya saat mengunjungi fasilitas kesehatan.

Perawatan Setelah Cabut Gigi Susu

Setelah pencabutan gigi susu, penting untuk mengikuti petunjuk perawatan pasca-pencabutan guna memastikan proses penyembuhan berjalan lancar dan mencegah komplikasi. Beberapa langkah yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Kompres Dingin: Gunakan kain bersih yang dibalut es batu untuk mengompres area yang dicabut guna mengurangi pembengkakan.
  • Hindari Makanan Keras dan Panas: Selama beberapa hari pertama, hindari mengonsumsi makanan keras, panas, atau pedas yang dapat mengiritasi area pencabutan.
  • Jaga Kebersihan Mulut: Sikat gigi secara lembut, hindari area yang baru dicabut, dan gunakan obat kumur antiseptik sesuai petunjuk dokter gigi.
  • Kontrol ke Dokter Gigi: Jadwalkan kunjungan kontrol sesuai anjuran dokter gigi untuk memastikan proses penyembuhan berjalan dengan baik.

Penutup

Memahami kapan dan bagaimana cabut gigi susu harus dilakukan merupakan pengetahuan penting bagi setiap orang tua. Gigi susu, meskipun bersifat sementara memiliki peranan krusial dalam perkembangan anak secara menyeluruh. Dengan mengetahui prosedur yang tepat, anda sebagai orang tua dapat membuat keputusan yang tepat untuk kesehatan gigi anak mereka.

Artikel Terkait

Pencabutan gigi sulung
Panduan Prosedur Pencabutan Gigi Sulung: Minim Rasa Nyeri
cara mencabut gigi anak
Panduan Mencabut Gigi Anak yang Aman dan Minim Sakit
Dapatkan Informasi Terbaru

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan update blog terbaru.

Konsultasikan Kesehatan Gigi Anda Bersama Kami

Dapatkan promo dan paket layanan lengkap.

Topik Pilihan

batas waktu cabut gigi dan pasang gigi palsu​
Panduan Waktu Ideal Pasang Gigi Palsu Usai Cabut Gigi
cabut gigi geraham bawah
Cabut Gigi Geraham Bawah: Prosedur, Biaya & Efeknya
Pencabutan gigi sulung
Panduan Prosedur Pencabutan Gigi Sulung: Minim Rasa Nyeri

Cari Informasi yang Anda Butuhkan