Mengalami sakit gigi memang cukup membuat kegiatan atau aktivitas terganggu, tetapi tahukah kamu bahwa ada cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit?
Pada dasarnya, merasakan sakit gigi pasti diikuti oleh penyebabnya. Namun, apa pun penyebabnya, pasti kamu ingin segera mencari cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit.
Meski demikian, jika intensitas rasa sakit semakin parah dan tidak kian berhenti, akan lebih baik untuk segera mengunjungi klinik untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Untuk mengetahui apa saja cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit, simak penjelasan artikel berikut ini!
Cara Menghilangkan Sakit Gigi dalam 5 Menit
Penyebab ngilu pada gigi sangatlah beragam, mulai dari gigi berlubang, abses gigi, gigi yang sedang tumbuh, penyakit gusi periodontal, dan lainnya.
Umumnya, rasa sakit pada gigi tidak hanya membuat aktivitas terganggu, tetapi juga sering kali mengakibatkan bengkak, sehingga kamu sulit untuk mengunyah makanan.
Bahkan sakit gigi juga dapat diikuti oleh demam, sakit leher, bau mulut, dan lainnya yang tentu mempengaruhi pekerjaan kamu.
Sehingga tidak heran jika kamu mencari cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit, agar kamu dapat segera melanjutkan aktivitas atau mungkin agar dapat beristirahat dengan nyaman.
Pada dasarnya terdapat dua cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit, yakni dengan mengonsumsi obat atau menggunakan bahan alami.
1. Cara Menhilangkan Sakit Gigi dengan Obat
Di antara cara menghilangkan sakit gigi dengan obat adalah sebagai berikut:
a. Asam Mefenamat 500 mg
Cara menghilangkan sakit gigi dengan 5 menit dapat dilakukan dengan mengonsumsi asam mefenamat. Obat ini mengandung asam mefenamat yang bekerja menghambat enzim prostaglandin.
Hal tersebut efektif mengatasi nyeri ringan dan sedang yang meliputi, nyeri gigi, nyeri otot, atau nyeri setelah operasi.
Dosis umum penggunaannya adalah, dewasa dan anak di atas usia 14 tahun dengan 500 mg setiap 3 kali sehari, dapat dikonsumsi setelah makanan atau ketika makanan. Untuk lansia, dapat dimulai dengan mengonsumsi dosis yang lebih rendah.
Karena termasuk obat berlabel merah, penggunaanya harus sesuai petunjuk dokter. Jika kamu mendapatkannya di apotek, kamu akan mendapatkan arahan dari apoteker untuk bisa mengonsumsinya.
b. Cataflam 50 mg
Cataflam mengandung kalium diklofenak, termasuk jenis obat antiinflamasi non steroid atau OAINS yang dapat mengatasi nyeri dan peradangan pada gigi, nyeri sendi karena rheumatoid arthritis dan osteoarthritis, atau nyeri dismenorea primer.
Dosisnya sendiri adalah dewasa dan anak di atas 14 tahun dengan 25 mg atau 50 mg setiap 2-3 kali sehari, dapat dikonsumsi setelah makan untuk mencegah iritasi lambung.
Efek samping yang dapat terjadi, seperti sakit kepala, vertigo, mual, muntah, diare, dan lainnya. Penggunaan cataflam yang berlabel merah ini juga harus sesuai arahan dokter.
c. Aloclair Plus Mouthwash 60 ml
Cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit dapat dilakukan dengan berkumur. Aloclair plus mengandung aloe vera dan asam hialuronat yang dapat meredakan nyeri dan menyembuhkan luka di rongga mulut.
Obat ini memiliki efek analgesik, antiseptik, dan antiinflamasi yang dapat menyembuhkan jaringan rusak di rongga mulut.
Cara penggunaannya adalah berkumur dengan 10 ml aloclair plus selama 1 menit, yang diulangi selama 3-4 kali sesuai kebutuhan.
Obat kumur ini aman jika tertelan, tetapi kamu perlu menghindari makan dan minuman setidaknya 1 jam pasca berkumur.
d. Dexketoprofen 35 mg
Termasuk jenis golongan obat antiinflamasi non steroid (OAINS) yang dapat digunakan untuk mengatasi sakit gigi, dismenore, nyeri muskuloskeletal akut, dan nyeri pasca tindakan.
Obat yang memiliki analgesik, antiinflamasi, dan antipiretik ini termasuk obat keras, sehingga kamu perlu resep dokter untuk membeli dan menggunakannya.
Dosis umum penggunaannya adalah 12.5 mg untuk setiap 4-6 jam atau 25 mg untuk setiap 6 jam, dengan batas maksimal 75 mg perhari.
Di antara efek sampingnya adalah, seperti mual, muntah, diare, mulut kering, insomnia, dan lainnya.
e. Fargetix 500 mg
Mengandung asam mefenamat yang berguna untuk mengatasi rasa nyeri dan peradangan, seperti nyeri gigi, nyeri pasca cabut gigi, nyeri otot, dan lainnya.
Dosis umum penggunaannya adalah untuk dewasa dan anak dapat mengonsumsi setelah makanan, dosis awal 500 mg yang dilanjutkan dengan 250 mg setiap 6 jam nya.
Baca Juga: Kenali Tips Sebelum Cabut Gigi & Kemungkinan Efek Samping yang Terjadi
f. Fasidol Forte 650 mg
Mengandung paracetamol 650 mg yang berperan mengatasi rasa nyeri pada gigi dan menurunkan suhu tubuh. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum maupun setelah makanan.
Dosis umum penggunaannya adalah untuk dewasa 1-2 tablet setiap 3-4 kali sehari, dengan batas maksimal 8 tablet per harinya.
Untuk anak-anak berusia 7-12 tahun dapat mengonsumsi ½ – 1 tablet per hari, dengan batas maksimal 4 tablet per hari.
Pengidap penyakit ginjal dan hipersensitif terhadap kandungan obat tersebut perlu memilih alternatif obat lainnya.
g. Burung Kakak Tua Obat Sakit Gigi
Cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit dapat menggunakan obat cair herbal Burung Kakak Tua Obat Sakit Gigi ini.
Obat ini mengandung glycerin, ethanol, creosote, dan oleum caryophylli yang bekerja mengatasi nyeri gigi.
Cara penggunaannya adalah dengan meletakkan kapas yang telah dituangi cairan herbal ini ke bagian gigi yang sakit. Namun, jika tidak kian mereda nyerinya, mengunjungi dokter gigi adalah solusi terbaik.
h. Pamol 500 mg
Memiliki kandungan paracetamol dengan efek antiseptik dan analgesik yang bekerja untuk menangani rasa nyeri gigi.
Dosis umum penggunaannya untuk dewasa adalah 1-2 tablet setiap 3-4 kali sehari, dengan batas maksimum 8 tablet per harinya.
Untuk anak berusia 6-12 tahun adalah ½ – 1 tablet setiap 3-4 kali sehari, dengan batas maksimum penggunaan sebanyak 4 tablet per hari.
Obat yang disarankan untuk dikonsumsi setelah makan ini perlu dihindari para pengidap penyakit ginjal dan orang yang mengonsumsi alkohol.
i. Mefinter 500 mg
Mengandung asam mefenamat yang termasuk jenis obat NSAID atau obat non-steroid antiinflamasi. Obat ini bekerja untuk mengatasi nyeri ringan hingga sedang pada sakit gigi, nyeri otot, nyeri pasca operasi, dan lainnya.
Dosis umum penggunaan untuk dewasa dan anak berusia di atas 14 tahun adalah 500 mg untuk 3 kali sehari dan dapat dikonsumsi setelah makanan.
Untuk lansia, dapat dimulai dengan mengonsumsi dosis yang paling rendah dengan durasi sesingkat mungkin.
Efek samping yang terjadi adalah, seperti anemia, diare, muntah, mual, dan lain sebagainya.
2. Cara Menghilangkan Sakit Gigi dengan Bahan Alami
Selain menggunakan obat, kamu juga dapat menggunakan alternatif lain menggunakan bahan alami yang mudah didapatkan.
Di antara cara menghilangkan sakit gigi dengan bahan alami adalah sebagai berikut:
a. Mengompres dingin
Mengompres dingin efektif meredakan pembengkakan dan nyeri gigi secara alami karena pembuluh darah yang menyempit.
Kamu dapat menggunakan es batu yang dibalut kain bersih atau handuk basah yang disimpan di lemari es untuk ditempelkan pada area luar gigi yang sakit selama 15 menit.
b. Berkumur dengan air garam
Campuran air dan garam dapat menjadi desinfektan alami yang dapat membantu meredakan rasa nyeri dan kotoran sisa makanan di sela gigi.
Kamu dapat mencampurkan ½ sdt garam dan air hangat untuk dijadikan obat kumur alami.
c. Kantung teh peppermint
Teh peppermint mengandung menthol yang memiliki efek anestesi ringan dan sensasi dingin. Cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit ini dapat dilakukan dengan dua cara.
Yakni dengan mengonsumsi seduhan teh nya atau dengan menggunakan kantung bekas seduhan teh peppermint yang telah disimpan di kulkas terlebih dahulu sebelum ditempelkan ke area gigi yang sakit.
d. Ekstrak vanila
Memiliki kandungan alkohol yang memiliki efek anestesi ringan dan antioksidan yang dapat mengurangi nyeri juga melindungi jaringan.
Kamu harus menggunakan vanila yang asli untuk kemudian dioleskan pada jari atau kapas untuk diaplikasikan ke area gigi atau gusi yang sakit. Kamu dapat mengulanginya beberapa kali sehari.
e. Daun jambu biji
Cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit juga dapat menggunakan daun jambu biji yang memiliki sifat anti-inflamasi yang mengurangi nyeri dan peradangan, antimikroba yang membunuh bakteri di rongga mulut, dan antioksidan yang membantu penyembuhan luka.
Penggunaannya juga sangat mudah dan cepat, hanya dengan mengunyah daun jambu biji yang segar atau bisa juga dengan menumbuknya dan merebus dengan air mendidih untuk dijadikan obat kumur.
Apakah Perlu Mengunjungi Dokter Gigi?
Setelah mempelajari beberapa cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit, bukan berarti kamu mengabaikan pemeriksaan lanjutan dengan dokter gigi.
Terlebih lagi jika intensitas rasa sakit semakin parah atau ketika sakit gigi disertai dengan demam atau kondisinya lainnya.
Karena pada dasarnya cara menghilangkan sakit gigi dalam 5 menit ini hanya pertolongan pertama yang tidak dapat menjadi solusi jangka panjang.
Untuk itu, melakukan pemeriksaan ke klinik gigi adalah solusi yang tepat untuk mendapatkan perawatan terbaik. Mulai konsultasikan kondisi gigi kamu dengan Klinik Gigi Senyum dan Senyum, yuk!
Baca juga: Ini Dia 8 Obat Sakit Gigi Alami dan Cepat Sembuh, Mudah dan Efektif!








