Apa Itu Karang Gigi pada Anak?
Karang gigi adalah hasil dari penumpukan sisa makanan yang tertinggal di gigi kemudian mengeras akibat tidak dibersihkan secara rutin. Karang gigi pada anak bisa terbentuk dari kebiasaan kurang sehat lainnya seperti mengonsumsi makanan atau minuman yang tinggi gula atau bersoda.
Karang gigi pada anak sering kali dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa menyebabkan radang gusi, bau mulut, hingga gangguan pertumbuhan gigi permanen jika tidak segera ditangani. Karang gigi pada anak juga tidak berbeda pada karang gigi pada usia yang lebih tua, sehingga kesehatan gigi baik orang dewasa maupun anak kecil memerlukan perhatian khusus.
Penyebab Karang Gigi pada Anak
Penyebab karang gigi pada anak tidak jauh berbeda dari penyebab karang gigi pada orang dewasa. Umunya, karang gigi terjadi pada anak karena:
- Tidak rutin menggosok gigi ataupembersihan gigi tidak maksimal.
- Anak suka mengonsumsi makanan atau minuman manis dan lengket secara berlebihan.
- Terdapat sisa makanan yang tertinggal pada gigi anak sehingga bercampur dengan zat lain hingga menyebabkan munculnya plak.
Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak Secara Aman
Menghilangkan karang gigi pada anak mungkin cukup rumit, memerlukan waktu dan perhatian yang lebih oleh orang tua kepada si kecil. Ketika anak mulai tumbuh gigi, kewajiban untuk menyikat gigi juga sudah mulai perlu dilakukan kepada anak dengan menyesuaikan jenis sikat gigi yang dapat menggosok gigi anak dengan aman. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai bagaimana cara membersihkan karang gigi pada anak, di bawah ini kami tuliskan cara untuk menghilangkannya.
Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak Usia 1–2 Tahun
Untuk setiap kondisi gigi yang baru tumbuh pada anak, terdapat cara yang berbeda untuk menghilangkan karang gigi yang muncul. Di bawah ini kami berikan beberapa tips menghilangkan karang gigi pada anak sesuai umur dan kondisi gigi anak. Namun perlu diperhatikan jika kondisi karang gigi cukup serius, bantuan dokter gigi akan sangat diperlukan. Berikut beberapa tips untuk menghilangkan karang gigi pada anak.
Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak Usia 1 Tahun
Bayi berusia satu tahun umumnya mulai menunjukkan pertumbuhan gigi susu pertamanya. Namun juga ada beberapa bayi yang pada umur satu tahun belum menunjukkan pertumbuhan gigi sama sekali dan ini sangatlah wajar mengingat kondisi anak yang berbeda-beda (Penulis, 2023). Meskipun baru muncul, bukan berarti gigi anak anda tidak bebas dari karang gigi. Jika mulai terdapat tanda-tanda karang gigi akan muncul, inilah beberapa hal yang dapat anda lakukan:
- Sikat gigi, gusi dan lidah setiap setelah makan, meminum susu, dan ketika akan tidur
- Gunakan pasta gigi dan sikat gigi khusus untuk bayi ketika menggosok gigi bayi
- Lakukan flossing jika diperlukan
- Ajarkan bayi anda untuk berkumur
- Kurangi makanan yang terlalu manis dan lengket untuk dikonsumsi bayi
- Melakukan pemeriksaan gigi rutin setiap 6 bulan sekali
Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak Usia 18 Bulan
Untuk usia bayi berumur 1,5 tahun atau 18 bulan, cara menghilangkan karang gigi tidak jauh berbeda dengan bayi usia 1 tahun. Diantaranya adalah:
- Rutin menggosok gigi minimal 2 kali sehari dan salah satunya harus dilakukan sebelum bayi anda tidur
- Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dengan jumlah yang sangat sedikit saja untuk mencegah munculnya karies gigi
- Bantu anak anda menyikat gigi agar dapat memastikan gigi anak anda bersih sempurna
Cara Menghilangkan Karang Gigi pada Anak Usia 2 Tahun
Untuk anak berusia 2 tahun keatas, biasanya gigi susu anak sudah mulai lengkap dengan jumlah 20 gigi dengan setiap rahangnya (atas dan bawah) masing-masing berjumlah 10. Untuk anak berusia 2 tahun sudah dapat melakukan scaling. Namun ada baiknya jika anda ingin melakukan scaling untuk anak anda, konsultasikan dengan dokter gigi terlebih dahulu agar sesuai penanganannya.
Cara Mencegah Karang Gigi Kembali Muncul pada Anak
Untuk mencegah karang gigi muncul kembali pada anak atau bayi anda, ada beberapa hal disarankan untuk dilakukan. Berikat diantaranya:
Melakukan kontrol rutin
Untuk menjaga kondisi gigi anak anda selalu prima dan terjaga, orang tua sangat disarankan untuk membawa anak kunjungan rutin ke dokter gigi. Hal ini dilakukan agar mendapat pengecekan rutin sehingga dapat mencegah sebelum munculnya karang gigi lebih parah
Menggosok gigi dan flossing dengan rutin dan dengan alat yang berkualitas
Untuk anak yang masih dalam tahap awal tumbuh kembang, menjaga kebersihan mungkin cukup berat karena sang anak tidak ingin melakukan hal yang dianggap merepotkan tersebut. Di sinilah peran orang tua hadir untuk mengedukasi anak agar selalu menjaga kebersihannya. Edukasi anak untuk menggosok gigi minimal 2 kali dalam sehari dan menggunakan flossing 1 kali dalam sehari, serta gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Hindari terlalu banyak makanan manis bagi anak
Makanan yang mengandung manis-manisan dapat menyebabkan penumpukan plak yang akhirnya menumpuk sehingga menjadi karang gigi. Gula di makanan dapat menjadi tempat berkembang biaknya bakteri penyebab penyakit lainnya yang bersumber dari gigi dan gusi.
Penutup
Karang gigi pada anak bukan masalah sepele. Jika dibiarkan, dapat mengganggu kesehatan gusi dan pertumbuhan gigi permanen. Setelah mengetahui tentang karang gigi pada anak, segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi agar mendapatkan penanganan yang tepat dan aman sesuai usia anak. Pastikan anak anda memiliki kebersihan gigi dan mulut yang baik agar tumbuh kembang anak tidak terhambat atau bahkan mungkin menimbulkan penyakit lainnya.







