Pertanyaan yang sering muncul di benak pasien adalah “apakah gigi impaksi harus dicabut?” dan “berapa biaya cabut gigi impaksi?” Artikel ini akan menguraikan secara komprehensif jawaban atas pertanyaan tersebut, prosedur lengkap, estimasi biaya, serta perawatan yang diperlukan setelah menjalani tindakan pencabutan gigi impaksi ini.
Penyebab Gigi Mengalami Impaksi
Impaksi gigi terjadi ketika gigi tidak dapat tumbuh atau muncul ke permukaan gusi secara normal. Beberapa penyebab umum impaksi gigi meliputi:
- Ruang Rahang yang Terbatas: Rahang yang sempit dapat menghalangi pertumbuhan gigi bungsu secara normal.
- Hambatan fisik: Gigi impaksi dapat terjadi karena tertutup atau dihalangi oleh gigi lain yang berdekatan atau bahkan jaringan tubuh.
- Ketiadaan Gigi Susu: Jika gigi susu tidak tanggal sesuai waktunya, gigi permanen dapat terhalang untuk tumbuh.
- Kehadiran Kista atau Tumor: Kehadiran kista atau tumor di area rahang dapat menghalangi pertumbuhan gigi.
Apakah Gigi Impaksi Harus Dicabut?
Tidak semua gigi impaksi harus dicabut. Keputusan untuk melakukan cabut gigi impaksi harus berdasarkan indikasi medis yang jelas. Berikut adalah beberapa kondisi impaksi:
Kondisi Gigi Impaksi yang Wajib Dicabut
Gigi impaksi perlu dicabut jika menimbulkan masalah seperti:
1. Menyebabkan penyakit gusi
Gigi yang impaksi akan sulit untuk dibersihkan sehingga dapat menyebabkan penyakit bahkan hingga infeksi. Untuk mencegah hal ini, pencabutan akan menjadi solusi yang tepat.
2. Merusak gigi lain
Pertumbuhan gigi bungsu dapat menekan gigi lain di sekitarnya hingga menyebabkan kerusakan dan perubahan posisi gigi.
3. Muncul rasa sakit dan ketidaknyamanan
Rasa sakit dan tidak nyaman dapat muncul jika gigi bungsu terus-menerus menekan gigi disampingnya sehingga dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari sehingga perlu dilakukan pencabutan.
Kapan Gigi Impaksi Tidak Perlu Dicabut?
Gigi impaksi tidak perlu dicabut jika:
- Tidak Menimbulkan Gejala: Gigi impaksi yang tidak menyebabkan rasa sakit, infeksi, atau kerusakan pada gigi lain tidak perlu dicabut.
- Muncul di dalam: Gigi impaksi yang tertanam dalam tulang dan tidak menunjukkan tanda-tanda penyakit atau infeksi mungkin tidak perlu dicabut, terutama pada orang dewasa yang lebih tua.
- Dapat dibersihkan dengan baik: Dengan menjaga kebersihan mulut yang baik dan melakukan pemeriksaan gigi rutin, risiko yang terkait dengan gigi impaksi dapat dikelola tanpa perlu pencabutan.
Prosedur Cabut Gigi Impaksi
Prosedur pencabutan gigi impaksi biasanya melibatkan langkah-langkah berikut:
- Pemeriksaan dan Rontgen: sebelum melakukan operasi, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan dan rontgen untuk menentukan posisi dan kondisi gigi impaksi.
- Anestesi Lokal: Area sekitar gigi akan dibius agar prosedur tidak menimbulkan rasa sakit.
- Insisi Gusi: Gusi akan disayat sedikit untuk memberikan akses ke gigi impaksi.
- Pencabutan Gigi: Gigi impaksi akan diangkat, mungkin dengan memotongnya menjadi beberapa bagian untuk mempermudah pengangkatan.
- Penjahitan: Luka pasca-operasi akan dijahit untuk mempercepat proses penyembuhan. Jahitan akan dilepas biasanya dalam 5 – 7 hari setelah odontektomi.
Biaya Cabut Gigi Impaksi
Estimasi biaya cabut gigi impaksi di Indonesia sangat bervariasi tergantung pada fasilitas kesehatan, tingkat kesulitan impaksi, dan metode anestesi yang digunakan:
| Fasilitas Kesehatan | Estimasi Biaya Umum | Keterangan |
| Puskesmas | Rp500.000 – Rp1.000.000 | Tergantung kebijakan daerah; ketersediaan alat terbatas. |
| RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) | Rp500.000 – Rp2.000.000 | Tarif biasanya mengikuti aturan Perda setempat. |
| Klinik Gigi Swasta | Rp1.500.000 – Rp5.000.000 | Bergantung pada tingkat kesulitan dan jenis bius. |
| Rumah Sakit Swasta | Rp2.500.000 – Rp6.500.000+ | Biaya bisa meningkat jika memerlukan bius total atau rawat inap. |
Cabut Gigi Impaksi dengan BPJS
Pencabutan gigi impaksi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan jika memenuhi kriteria medis tertentu, yaitu:
- Muncul rasa sakit yang terus-menerus
- Mengalami infeksi berulang pada gusi di sekitar gigi impaksi
- Muncul pembengkakan atau peradangan
- Terdapat kerusakan pada gigi sebelahnya
- Terbentuk kista
- Gigi impaksi yang menyebabkan masalah pada persendian rahang.
Perawatan Setelah Cabut Gigi Impaksi
Setelah prosedur pencabutan gigi impaksi, perawatan pasca-operasi yang perlu dilakukan meliputi:
- Konsumsi Obat Penghilang Rasa Sakit: Untuk meredakan nyeri pasca-operasi.
- Kompres Dingin: Untuk mengurangi pembengkakan pada area yang dicabut.
- Konsumsi Antibiotik: Untuk mencegah infeksi pasca-operasi.
- Kebersihan Mulut yang Baik: Menggunakan obat kumur antiseptik dan menjaga kebersihan mulut untuk mencegah infeksi.
- Kontrol Rutin: Melakukan pemeriksaan lanjutan dengan dokter gigi untuk memastikan proses penyembuhan berjalan lancer.
Penutup
Pencabutan gigi impaksi adalah prosedur medis yang penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai prosedur dan estimasi biaya yang sesuai dengan kondisi anda, apakah gigi impaksi anda perlu dicabut.








